Koleksi Kaset Tape

sempat punya sekitar 60-70an an kaset dulu gan, kaset pertama Metallica - Ride with the lightning trus disusul sama Sepultura Morbid Vision... abis itu merambah ke saigon kick, damnyankees, white lion lanjut ke grunge Pearl jam, soundgarden, alice in chains dan nirvana,,, and many more,,
 
Last edited by a moderator:
koleksi saya ada : white snake legend, backstreet boys, savage garden, ultra, five,sm boyzone
 
ngga banyak sih, ada queen, skid row, helloween udah pada kemana tauk deh :D
 
Sukanya yg genre glam metal, heavy metal terutama yg tahun 80an, dulu koleksi sampai 3000 lebih, tapi udah dijual semua, walau sukanya rock tapi akhirnya semua genre disikat.
Makanya bisa terkumpul sampai 3k lebih, itu udah masa lalu.
Sekarang saya buru kembali bersama buku2 dan terkumpul kembali ini sebagian fotonya.

443C9CB5-73D9-40E7-A334-5C8885FEABC0.jpeg
 
Last edited by a moderator:
Sukanya yg genre glam metal, heavy metal terutama yg tahun 80an, dulu koleksi sampai 3000 lebih, tapi udah dijual semua, walau sukanya rock tapi akhirnya semua genre disikat.
Makanya bisa terkumpul sampai 3k lebih, itu udah masa lalu.
Sekarang saya buru kembali bersama buku2 dan terkumpul kembali ini sebagian fotonya.
Warbiyasah mas @kacamata , salut benar-betul kolektor sejati (y)๐Ÿ™. Kalau saya sejak jaman mp3 (digital) , tidak lagi berburu CD apalagi kaset. Selain itu playernya juga tidak punya lagi. Saat ini cukup banyak aplikasi dan website untuk bisa mendengarkan musik yang kita sukai.
 
Yang keinget banget waktu sd itu kaset amy search yg album isabella dan lagu ratapan anak tiri ahahhahaha

kemudian smp itu kla project, roxette. Kebanyakan record dari tv atau radio juga ahahahh.

Klo lagi pas ngerekam, keki banget klo tiba tiba ada orang ngomong. Suaranya ikut masuk kena record
 
Kaset-kaset:

Klasik/Instrumental
- Mantovani
- Schubert
- Beethoven (juga ada PH-nya, tapi sudah rusak ๐Ÿ˜ž)

Indonesia
- Koes Plus
- Koes Bersaudara

Barat
- The Beatles
- Queen
- Wet wet wet
- ABBA
- Wilson Phillips
- Ace of Base
- The Bangles
Mama saya punya ribuan kaset tape, tapi pada berjamur semua. Ada ngak yang tahu cara menghilangkan jamurnya.

Mas @kutubuku, saya pernah coba untuk kaset video VHS, yaitu pertama diputar rewind dan fast forward berkali-kali. Jamurnya biasanya akan mental. Mungkin bisa digunakan untuk kaset tape.

Tapi kalau sudah terlalu lama, ada baiknya dibuka dan dibersihkan dengan kapas dan alkohol, atau seperti pengalaman Mbak @idanora dibawah ini:
Mas @Suppokev ... kaset kotor bisa dibersihkan lg sampe suaranya cling, asal pita blm kriting lho ... caranya kapas dibasahi spiritus trus pitanya dilewatkan kapas basah itu (rodanya diputar pake pinsil) ... tp harus sabar yaaaaa he3 jgn lupa head dan roda yg hitam di pemutar kasetnya dibersihkan dg kapas berspiritus td. Suaranya pasti langsung cling.
 
Kaset-kaset:

Klasik/Instrumental
- Mantovani
- Schubert
- Beethoven (juga ada PH-nya, tapi sudah rusak ๐Ÿ˜ž)

Indonesia
- Koes Plus
- Koes Bersaudara

Barat
- The Beatles
- Queen
- Wet wet wet
- ABBA
- Wilson Phillips
- Ace of Base
- The Bangles


Mas @kutubuku, saya pernah coba untuk kaset video VHS, yaitu pertama diputar rewind dan fast forward berkali-kali. Jamurnya biasanya akan mental. Mungkin bisa digunakan untuk kaset tape.

Tapi kalau sudah terlalu lama, ada baiknya dibuka dan dibersihkan dengan kapas dan alkohol, atau seperti pengalaman Mbak @idanora dibawah ini:
Wah Wet wet wet favorit saya juga tuh....
Julia says......
 
Kaset-kaset:

Klasik/Instrumental
- Mantovani
- Schubert
- Beethoven (juga ada PH-nya, tapi sudah rusak ๐Ÿ˜ž)

Indonesia
- Koes Plus
- Koes Bersaudara

Barat
- The Beatles
- Queen
- Wet wet wet
- ABBA
- Wilson Phillips
- Ace of Base
- The Bangles


Mas @kutubuku, saya pernah coba untuk kaset video VHS, yaitu pertama diputar rewind dan fast forward berkali-kali. Jamurnya biasanya akan mental. Mungkin bisa digunakan untuk kaset tape.

Tapi kalau sudah terlalu lama, ada baiknya dibuka dan dibersihkan dengan kapas dan alkohol, atau seperti pengalaman Mbak @idanora dibawah ini:

Ane paling demen ama ABBA lagunya banyak disadur kebahasa indonesia dengan suara tom and jerry ahhahah

Ane dulu punya kasetnya
 
walau sukanya rock tapi akhirnya semua genre disikat.
Enaknya menyukai banyak genre musik adalah ketika diajak ngobrol tentang genre musik apa saja cepat nyambung. Mau ngobrol tentang genre pop... nyambung... mau ngobrol tentang genre rock... siapa takut... mau ngobrol tentang genre R n B, dance, disco... hayo ... :cool:๐ŸคŸ
 
Tadi pagi mendengar lagu Lintas Melawai-nya Harry Mukti di radio. Lagu yg berisi ttg anak2 remaja yg sering kumpul2 di Lintas Melawai. Penasaran, seperti apa sih kegiatan anak2 remaja pd saat itu di Lintas Melawai, sampai2 dibikinin sebuah lagu? Adakah diantara anda yg saat ini tinggal atau yg pernah tinggal di Jakarta pernah kumpul2 di Lintas Melawai pd saat jaya2nya Lintas Melawai? Ceritakan pengalaman anda di sini, dong, seperti apa suasana Lintas Melawai pd saat itu. TQ! :happy:
Nah, Mas @wong tegal "mengorek-ngorek" kenangan lama ya....๐Ÿ˜

Lintas Melawai itu sebenarnya jalur sepanjang Jl. Melawai di daerah Pasar Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Mas, membujur dari barat ke timur, mulai dari Barito (dulu terkenal dengan pasar bunga) menuju timur sampai Jl. Iskandarsyah (dekat kawasan PTIK - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian -- daerah itu Blok M memang kawasan instansi kepolisian, mulai dari Mabes POLRI, Bareskrim, PTIK), melintas persis di sisi selatan Pasar Blok M.

Di sekitar daerah tersebut ada beberapa sekolah "papan atas" di Jakarta, baik SMA maupun SMP. Untuk SMA antara lain ada SMAN 6 Mahakam, SMAN 70 Bulungan, SMAK PSKD (persis di depan SMAN 70), SMAK Ora et Labora dan agak jauh sedikit di kawasan Jl, Daha (sudah dekat Jl,Sudirman, sekitar 3 km dari lokasi) ada SMAN 24 KJ (Kelas Jauh) yang kemudian berganti nama menjadi SMAN 82. Sementara SMP yang ada disekitar situ, SMPN 12, SMPN 13, SMPN 56 (sekarang sudah pindah ke kawasan TB Simatupang, dekat Ragunan), SMPN 13, SMPK PSKD, SMK Ora et Labora dan agak sedikit lebih jauh, SMPN 11, SMPN 19 dan SMPN 29 (ketiga yang terakhir masuk kawasan Mayestik, sekitar dua kilometer dari kawasan LM - Lintas Melawai).

Nah, pada masa jayanya dulu, anak-anak muda (mulai dari anak SMP sampai anak kuliahan) sering nongkrong di sepanjang jalan tersebut, utamanya saat malam Minggu (sekolah masih dari Senin sampai Sabtu). Mereka umumnya adalah siswa-siswa sekolah yang disebutkan di atas, atau alumni dari sekolah-sekolah tersebut, meski tidak sedikit juga anak-anak muda yang tidak berasal dari sekolah tersebut di atas.
Karena sekolah-sekolah papan atas, banyak yang bawa mobil sendiri saat nongkrong (sekarang kalau tidak salah istilahnya hang out ya...).
Yaah, namanya juga sekolah papan atas, jadi siswa ataupun alumninya banyak yang berasal dari kelompok masyarakat yang mampu, meski juga banyak siswa atau alumni yang berasal dari golongan menengah ke bawah.
Jadilah tempat tersebut menjadi tempat tongkrongan yang hit di masanya. Menarik dicatat, banyak siswa ataupun alumni sekolah-sekolah di atas yang menjadi artis, aktor, model dan selebriti. Jadi kebayang kan saat mereka nongkrong.....๐Ÿ˜ (meski saat itu mereka "belum jadi")
 
Nah, Mas @wong tegal "mengorek-ngorek" kenangan lama ya....๐Ÿ˜

Lintas Melawai itu sebenarnya jalur sepanjang Jl. Melawai di daerah Pasar Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Mas, membujur dari barat ke timur, mulai dari Barito (dulu terkenal dengan pasar bunga) menuju timur sampai Jl. Iskandarsyah (dekat kawasan PTIK - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian -- daerah itu Blok M memang kawasan instansi kepolisian, mulai dari Mabes POLRI, Bareskrim, PTIK), melintas persis di sisi selatan Pasar Blok M.

Di sekitar daerah tersebut ada beberapa sekolah "papan atas" di Jakarta, baik SMA maupun SMP. Untuk SMA antara lain ada SMAN 6 Mahakam, SMAN 70 Bulungan, SMAK PSKD (persis di depan SMAN 70), SMAK Ora et Labora dan agak jauh sedikit di kawasan Jl, Daha (sudah dekat Jl,Sudirman, sekitar 3 km dari lokasi) ada SMAN 24 KJ (Kelas Jauh) yang kemudian berganti nama menjadi SMAN 82. Sementara SMP yang ada disekitar situ, SMPN 12, SMPN 13, SMPN 56 (sekarang sudah pindah ke kawasan TB Simatupang, dekat Ragunan), SMPN 13, SMPK PSKD, SMK Ora et Labora dan agak sedikit lebih jauh, SMPN 11, SMPN 19 dan SMPN 29 (ketiga yang terakhir masuk kawasan Mayestik, sekitar dua kilometer dari kawasan LM - Lintas Melawai).

Nah, pada masa jayanya dulu, anak-anak muda (mulai dari anak SMP sampai anak kuliahan) sering nongkrong di sepanjang jalan tersebut, utamanya saat malam Minggu (sekolah masih dari Senin sampai Sabtu). Mereka umumnya adalah siswa-siswa sekolah yang disebutkan di atas, atau alumni dari sekolah-sekolah tersebut, meski tidak sedikit juga anak-anak muda yang tidak berasal dari sekolah tersebut di atas.
Karena sekolah-sekolah papan atas, banyak yang bawa mobil sendiri saat nongkrong (sekarang kalau tidak salah istilahnya hang out ya...).
Yaah, namanya juga sekolah papan atas, jadi siswa ataupun alumninya banyak yang berasal dari kelompok masyarakat yang mampu, meski juga banyak siswa atau alumni yang berasal dari golongan menengah ke bawah.
Jadilah tempat tersebut menjadi tempat tongkrongan yang hit di masanya. Menarik dicatat, banyak siswa ataupun alumni sekolah-sekolah di atas yang menjadi artis, aktor, model dan selebriti. Jadi kebayang kan saat mereka nongkrong.....๐Ÿ˜ (meski saat itu mereka "belum jadi")
Nggak sadar sekolahku termasuk dalam kategori sekolah "papan atas" :eek:
sebenarnya nongkrongnya nggak cuma pas malam minggu sih.
bisa dibilang setiap hari :ROFLMAO::ROFLMAO::ROFLMAO::ROFLMAO:tergantung dicariin pulang atau nggak.
biasanya ramai yang nggak jauh2 dari sekolah juga dan kalau bisa nggak ketemu karena "musuhan". akhir tahun 90an masih banyak tawuran soalnya. apalagi SMA aku, tawurannya rajin.
 
Last edited:
Back
Top