Komik Eropa Vs Komik Western Vs Komik Manga/Manhua, Mana Yang Terbaik

Mana Yang Terbaik Menurut Sobat ZD ?


  • Total voters
    21

msayuti

Translator
Joined
Sep 29, 2013
Messages
712
Ratings
944
Points
296
Gender
Male
#1
Dengan tidak mengesampingkan threadnya mbak @Armawaty tentang Jenis Komik , kalo sobat djadoel disuruh memilih salah satu di antara komik eropa, komik western dan komik manga/manhua, sobat akan pilih yang mana?

Komik Eropa
Eropa Komik.jpg

  • Gambarannya unik-unik.
  • Kreatornya nggak pernah kehabisan ide dalam hal apa yang dijadikan komik. Beragam profesi dan pekerjaan dapat dibuat komik.
  • Negara penghasil komiknya banyak.
Contoh : Italia (Spaghetti, Bob Morane), Belgia (Lucky Luke, Steven Sterk, Agen Polisi 212, Tombal, Buck Danny, Robin Dubois, Si Bob Napi Badung, Spirou, Billy The Cat, Gaston, Marsupilami, Smurf, Johan & Pirlout, Blake & Mortimer, Petualangan Makhluk Mini), Perancis (Polisi Huru Hara, Asterix, Hompa-pa, Iznogoud), Belanda (Roel Djikstra, Boy dan Syimi, Johnny Goodbye, Storm, Pak Janggut), dll.



Komik Western
Western Komik.jpg
  • Gambaran khas Barat, realis.
  • Didominasi oleh komik superhero DC dan Marvel serta Disney dengan Donal Bebek, Miki Tikus dan Paman Gober.
Contoh : DC (Batman, Superman, Wonder Woman, Aquaman, Green Arrow, The Flash, Teen Titans), Marvel (Spiderman, The Avengers, Hulk, X-Men dll), Disney (Paman Gober, Donal Bebek, Miki, Gufi), The Flintstones, Robocop, Road Runner, Tom & Jerry, Scooby Doo, dll.



Komik Manga
Komik Manga.jpeg

  • Goresannya menjadi ciri khas tersendiri.
  • Buku komiknya hitam putih dan cara membacanya dari kanan ke kiri.
Contoh : Doraemon, Captain Tsubasa, P-Man, Dragon Ball, Detektif Conan, One Piece, Bleach, 21emon, Dr Slump, Ninja Hatori, Kobo-chan, Kungfu Boy, Kungfu Tao, dll.



Komik Manhua
Manhua.jpg

  • Gambar khas China.
  • Didominasi komik-komik persilatan.
Contoh : Tapak Sakti, Tapak Dewa, Pedang Maha Dewa, Condor Heroes, dll.



Kalo saya cenderung lebih suka Komik Eropa :D
 
Last edited by a moderator:
Joined
Jan 13, 2017
Messages
144
Ratings
287
Points
136
Gender
Male
#9
Sedikit review dari saya...

EROPA
1. memiliki lawakan visual (mimik muka, slapstick atau kondisional). jadi buat orang yang tipe lawakan mendengar (auditori), kemungkinan besar akan telmi bahkan cenderung tidak tertawa sama sekali, karena tidak mengerti..
2. Tokoh kartunnya jenaka dan memiliki ciri khas.
3. Pengarang komiknya cenderung menggambar multi kartun, tapi garis muka tokoh utamanya cenderung mirip2...
4. Proporsi tubuh kartunnya cenderung buntek, gemuk atau ceking serta memiliki hidung yang besar (untuk kartun eropa yg bertema lucu).
5. Jarang ada komik yang digambarkan berotot secara detail.
6. Tidak gender related (tidak ada adegan seksi, pacaran atau adegan dewasa yg melibatkan hubungan).

WESTERN
1. Rata2 lawakan auditori (lawakan text / suara).
2. Cenderung serius, bahkan untuk komik sekelas Donal Bebek pun saya bilang masuk ke kategori "serius"...
3. Jika karakternya bukan superhero, ya antromorphic animal alias hewan yang dibentuk stereotipikal manusia.
4. Proporsi tubuhnya rata2 manusia normal. kalo anthromorphic, tetep perbandingan sebagai manusia hampir sama.
5. Berotot, seksi dan kuat. Atau tahan pukul...
6. Gender related (feminist, machoist, berpasangan dan kadang adegan dewasa. Minimal kissing :D)

JEPANG
1. Lawakan visual - auditori, dicampur..
2. Stereotipikal kelompok jepang. Kacamata / mata besar tapi pintar dan sering dibully, si gendut yg kuat tapi bloon, satu atau dua cewek cantik, si kerempeng yang licik, serta karakter supercerdas atau bijaksana seperti profesor, ilmuwan, robot dll.
3. Karakternya berlawanan dengan orang jepang aslinya. Misal mata selalu besar (jepang kan matanya tipis, maaf), wanita berdada (sangat) besar atau (maaf) alat kelamin pria yg digambarkan dibesar2kan (City Hunter misalnya), malas, tidur ngowos, (aslinya ngga gitu), makan ngga sopan dll...
4. sangat gender related. bahkan untuk komik sekelas doraemon, kobochan, chibi maruko chan paling tidak, ada ketertelanjangan saat mandi atau dipantai.

Jadi untuk saya, saya milih EROPA.
 
Last edited:

bebekhitam

Staff member
Translator
Kontributor
Joined
Nov 26, 2013
Messages
946
Ratings
3,515
Points
551
Gender
Female
#11
ulasan mas @Darmagandhul bagus banget (y)(y)(y)

disclaimer dulu :p...
berhubung kalau soal komik, saya hampir exclusively bacanya komik eropa, (pengalaman baca serial manga bisa diitung dengan jari) rasanya opini saya bias nih. Terus karena favorit saya komik nina, jadi review saya spesifik saja ya..

ngomong2 ada gak sih komik model nina versi Western? (jawab ya kalau ada yang tau)

Nina (Komik Eropa)

Log in or register to view this content!

1) gambarnya realistis, dan detail, tokoh2 di komik Nina refleksi dari gadis remaja Inggris/Belanda di tahun 70-an dari penampilannya, kesehariannya dst

2) kebanyakan menggambarkan kehidupan masyarakat biasa (ekonomi menengah), tinggal di rumah ukuran standar, ke mana2 naik bis/sepeda. Walau ada juga beberapa judul yang menampilkan tokoh artis, putri raja, bangsawan.

3) topik cerita biasanya seputar kesulitan yang dialami tokoh utama, tragedi keluarga, masalah keuangan, teman yang licik, hambatan dalam mencapai cita2 dll. Masalah pacaran/cinta2an tak pernah jadi topik. Ada juga cerita2 fantastis, horror dan berunsur politik.

4) cenderung perceived oleh pecinta komik sebagai art, digambar dengan hati2, terbit seminggu sekali, hasil karya seorang komikus sepanjang hidupnya tidak sampai ratusan. Ceritanya tamat biasa sekitar 50 halaman.

Manga (Serial Cantik)


Log in or register to view this content!

1) setuju dengan mas @Darmagandhul , gambarnya jauh dengan orang keturunan jepang, mata besar, rambut warna warni, sering digambarkan dengan gaun2 yang cantik dan enak dipandang mata. Coba bandingkan Yoko Tsuno yang keturunan jepang dengan tokoh di serial cantik...

2) walau menggambarkan kehidupan sehari2 gadis2 remaja, serial cantik sering menggambarkan versi idealis Tokyo (atau kota2 lain di Jepang). Rumah2 besar, café2 cantik dst. Walau manga yang bukan serial cantik (Doraemon misalnya) menurut saya cukup realistis dalam menggambarkan kompleks rumah di mana Nobita tinggal.

3) topik cerita gak jauh2 dari masalah percintaan, tokoh utama sering kali digambarkan rapuh, tidak berdaya/clumsy :X3: Tapi untuk topik diluar masalah percintaan, imajinasi komikus Jepang lebih 'out there' contohnya Death Note, Pengantin Demos, xxxHolic. Khusus untuk topik supernatural, menurut pendapat saya manga lebih superior dibanding komik eropa.

4) manga cenderung mass production dan mudah terlupakan, kecuali kalau judul2 tertentu betul2 bagus atau ceritanya kuat atau ada fan basenya (semacam Dora Emon, Dragon Ball misalnya).

pilihan saya: Komik Eropa (tapi seperti dibilang di atas opini saya bias)
 
Last edited by a moderator:

c3rb3rus

Kontributor
Joined
Nov 13, 2013
Messages
636
Ratings
955
Points
336
Gender
Male
#12
Tapi untuk topik diluar masalah percintaan, imajinasi komikus Jepang lebih 'out there' contohnya Death Note, Pengantin Demos, xxxHolic
yang saya suka dari Manga itu sebenarnya ide ceritanya yg luas, seolah2 orang jepang itu memiliki imajinasi yg tidak terbatas, meskipun banyak imajinasinya yg sepintas tidak masuk akal...

Beberapa diantaranya :

1. Doraemon dengan peralatan super canggih yg datang dari masa depan. Banyak ilmuwan yg coba merealisasikan imajinasi yg ada dikomik ini kedunia nyata sekarang ini

2. Death Note
Meskipun tidak masuk akal, namun peran buku dan shinigami di manga ini jadi penentu keseruan dari manga ini. Belum lagi duel intelektual tingkat tinggi antara L VS Light dan Near VS Light

3. Death Notice
Usaha ekstrem pemerintah untuk menekan kejahatan dan menikmati hidup dengan baik menggunakan vaksin mematikan

4. Tetsuwan Atom
"Pinokio" versi jepang yg melegenda

5. 20th Century Boys
Khayalan masa kecil untuk menguasai dunia yg ternyata bisa direalisasikan meskipun dengan cara yg belum tentu benar

6. Monster
Aksi seorang dokter bedah jenius yg berusaha keukeuh lebih memilih mengabdi pada tugasnya sebagai dokter bedah daripada mengejar karier dan nama baik sampai rela berkorban kehilangan segalanya, yg mana niat baiknya tersebut ternyata berujung malapetaka saat mengoperasi seorang anak kecil bernama Johan

7. Rainbow
Cerita tentang 7 orang pemuda yg harus masuk penjara remaja hanya karena kesalahan sistem pemerintahan negara yg kacau pasca Jepang kalah perang. Sangat banyak kisah inspiratif dan pesan moral yg bisa diambil dari manga ini. Saya sangat merekomendasikan manga ini untuk dikoleksi

8. Giant Killing
Mengangkat tema sepakbola dengan aspek yg lebih luas. Jika selama ini manga sepakbola tokoh utamanya pemain (biasanya striker atau midfielder), di manga ini tokoh utamanya seorang manager mantan pemain jenius yg harus pensiun dini karena cedera. Jalan ceritanya pun luas, bukan cuma sekedar ikut kompetisi saja, tapi mulai dari pembahasan taktik, motivasi, bursa transfer pemain, keadaan internal klub profesional, sampai peran penting suporter dalam memajukan klub

9. Hana Yori Dango
Kisah cinta seorang gadis miskin dikampus elit dengan pemimpin "geng" 4 "Pangeran" super kaya dikampus tersebut. Sudah diadaptasi ke bentuk sinetron dibeberapa negara. Taiwan = Meteor Garden , Korea = Boys Before Flowers, Indo = Siapa Takut Jatuh Cinta. Saya suka versi korea, tokoh utama ceweknya gemesin banget :giggle::love::cool:

Itu beberapa contoh betapa luasnya imajinasi orang jepang dalam membuat manga. Masih banyak lagi sebenernya...

Maka dari itu, saya lebih suka baca Manga
 
Last edited:
Joined
Jan 13, 2017
Messages
144
Ratings
287
Points
136
Gender
Male
#13
Saya bukannya anti komik jepang. Pada beberapa kasus saya juga koleksi lho.. Hahhahaha.. Skr sudah saya hibahkan ke si besar, karena skr saya lebih suka baca versi digital pake tablet segede penampan. Faktor U... Biasaa.. Kalo komik standar jepang kan buku kecil yg hurufnya ikutan kuuueeecciiilllllllll yg bisa bikin mata saya mencuat keluar pas bacanya:D

Koleksi saya..
1. Detective Conan.
2. Kobochan.
3. City Hunter (cenderung adults dan hentai).
4. Angel Heart (paralel komik story dengan City Hunter).
5. Shentaro Kelinci (aduh mak..)
6. Fuku fuku funyan.

Gak banyak.. Itu aja sih.

Eropa
1. Lucky Luke.
2. Tintin.
3. Komik lepasan dua warna.
4. Storm (gak lengkap)
5. Trigan (banyak ilang).
6. Asterix ( morat marit)
7. Majalah Eppo (dikremus rayap)
8. Yoko Tsuno (tinggal covernya aja).

American.
Gak ada yg spesifik. Banyakan digital.

Manhua
Kopingho (eh ini masuk ngga ya?)
 
Thread Starter
TS
msayuti

msayuti

Translator
Joined
Sep 29, 2013
Messages
712
Ratings
944
Points
296
Gender
Male
#14
Sekali komen busettt dah panjang amat komenannya :D Colek mbak @bebekhitam mas @c3rb3rus dan mas @Darmagandhul.
Berbicara mengenai manga, imajinasi orang Jepang memang sampai kebawa ke dunia nyata dan saya bilang anehnya kelewatan. Berawal dari hanya imajinasi, terus mati-matian diwujudkan. Pake teknologi VR segala lagi :whistle: https://duniagames.co.id/news/1422-pintu-ke-mana-saja-doraemon-hadir-di-dunia-nyata.

Ada saja Manga yang dijadikan anime terus diwujudkan bentuk aslinya seperti sebelumnya yang sudah ada yaitu gundam. Puzzlenya dari tingkat kerumitan mudah sampe yang sangat rumit pun ada. Terus yang sedang booming sekarang boneka figure yang bentuknya wah dan harganya wah juga.
Di samping itu, ada saja yang aneh-aneh dari budayanya. Kalau nggak ada yang aneh, pasti bukan orang Jepang ya, wkwk :coffee:
 
Last edited by a moderator:
Top