War & Remembrance (1989)
Merupakan mini seri 12 episode sequel dari The Winds of War. Diangkat dari novel karya Herman Wouk kembali yg berjudul sama dan kembali diproduseri sekaligus disutradarai oleh Dan Curtis, setelah The Winds Of War mendulang sukses besar. Namun jeda waktu beberapa tahun antara The Winds of War dengan War & Remembrance membuat banyak sekali pemain yg tidak dapat kembali meneruskan perannya disini dan harus diganti. Tercatat hanya 8 pemeran saja yg kembali hadir di sini yaitu :
1. Robert Mitchum sbg Kapten Victor Henry
2 Polly Bergen sbg Rhoda Henry
3. Peter Graves sbg Palmer Kirby
4. Topol sbg Berel Jastrow
5. Ralph Bellamy sbg Presiden FD Roosevelt
6. Victoria Tennant sbg Pamela Tudsbury
7. David Dukes sbg Leslie Slote
8. Jeremy Kemp sbg Brigjen Armin von Roon, salah satu org kepercayaan Adolf Hitler.
Sementara selebihnya karakter2 utama diperankan orang lain yaitu :
Michael Woods sbg Warren Henry
Sharon Stone sbg Janice Henry
Hart Bochner sbg Byron Henry
Jane Seymour sbg Nathalie Henry
Leslie Hope sbg Madeline Henry
John Gielgud sbg Aaron Jastrow
Stefen Berkhoff sbg Adolf Hitler
Robert Hardy sbg Winston Churchill
Robert Morley sbg Allistair Tudsbury
Sementara beberapa tambahan tokoh dunia yg hadir di sini adalah :
Richard Dysart sbg Presiden Harry S. Truman.
E.G. Marshall sbg Jendral Dwight Eisenhower.
Kisah War & Remembrance diawali dengan penguburan massal para korban Pearl Harbour. Kapten Victor Henry segera dipanggil oleh Presiden Roosevelt untuk membahas rencana pembalasan. Selanjutnya melalui kapal North Hampton Kapten Henry pun maju ke garis depan pertempuran laut bersama putranya Warren yg menjadi penerbang pesawat pembom. Sayangnya Warren gugur dalam perang dan kapal North Hampton pun hancur terkena torpedo musuh. Kapten Henry yg berhasil selamat kembali ke Washington tapi bukannya diberi sanksi malah diangkat jadi Admiral dan diminta ke Moskow oleh sang Presiden. Pamela Tudsbury mendengar kalau Admiral Henry bertugas di Moskow nekad menyusul kesana. Dia menjumpai sang Admiral dan kembali mengutarakan cintanya, Tapi kali ini reaksi sang Admiral berbeda dan dia menerima Pamela seutuhnya.
Sementara Rhoda istri Admiral Henry memutuskan mengakhiri hubungan dengan Palmer Kirby dan ingin memperbaiki rumah tangganya, hanya saja dia akhirnya terpikat kembali oleh seorang perwira AD Kolonel Harrison "Hack" Peters (Mike Connors). Sejarah kembali berulang dan kali ini lebih parah sampai2 Admiral Henry mendapat surat kaleng yg membahas kelakuan istrinya bersama Kolonel Peters. Kali ini Admiral Henry sudah tidak ambil pusing dan mantap untuk menceraikan Rhoda.
Dalam kesempatan berbeda Pamela berjumpa dengan istri sang admiral dan tanpa malu2 mengakui kalau dia mencintai suaminya. Rhoda yg kaget langsung meminta Pamela menjauhi suaminya tapi ditolak oleh Pamela.
Sementara peperangan terus berlanjut dengan penaklukkan tentara Nazi ke hampir seluruh Eropa dan Afrika. Sementara Jepang menaklukkan Asia, dan Italia menyatakan perang pada Amerika Serikat. Amerika Serikat bersatu dengan Inggris membentuk pasukan sekutu utk melawan tentara Nazi. Digambarkan juga ttg kekejaman tentara Nazi terhadap etnis Yahudi, melalui kamp konsentrasi Auschwitz. Natalie dan pamannya yg sudah berada diatas kapal Redeemer didatangi oleh Werner Beck (Bill Wallis) seorang pejabat kedutaan Jerman di Italia. Dia mencoba membujuk Aaron agar mau kembali menetap di Italia dan jangan pergi. Akhirnya mereka tidak jadi naiik kapal Redeemer, sesuatu yg sangat disesalkan oleh Avram Rabinovitch (Sami Frey) seorang teman Nathalie di kapal tersebut yg sangat perhatian pada Nathalie dan keluarganya. Belakangan terbukti bahwa tujuan sebenarnya mereka ditahan oleh Beck adalah karena posisi Aaron sbg seorang pengarang buku terkenal dianggap dapat mengubah image Jerman sbg negara penjajah di mata dunia, jika Aaron mau menyampaikan dan berkata yang baik2 tentang pemerintahan Jerman. Aaron menyadari kesalahannya telah mempercayai Beck yg adalah mantan muridnya di Universitas dulu, dan dengan bantuan Avram, Natalie, pamannya dan si kecil Louis Henry (putra Byron) melakukan aksi kucing-kucingan melarikan diri dr Beck, mulai dari Lourdes, lalu ke Marsaille, hingga ke Paris yg sudah jadi taklukan Jerman.
Sementara itu Byron suami Nathalie yang mendapat kabar kalau Nathalie dan pamannya ada di kapal Redeemer menunggu kedatangan kapal di Amerika. Tapi begitu dia mendapat info kalau mereka tidak ada di antara para pengungsi kapal Redeemer, Byron langsung mengajukan cuti untuk bisa mencari keberadaan anak istrinya. Bekerjasama dgn Leslie Slote, mereka berusaha melacak keberadaan Nathalie dan akhirnya sempat menemukan mereka di Marsaille, Prancis. Tapi Byron tidak bisa membawa keluarganya dari Prancis karena tentara Nazi dimana2 sehingga terpaksa dia meninggalkan mereka lagi disana, dengan janji mereka akan diselundupkan ke Lisbon, Portugal. Apa mau dikata, sebelum itu terjadi, Nathalie bersama anaknya dan pamannya diminta untuk pergi ke Theresindstad di Chekoslovakia, sebuah tempat yg katanya adalah sebuah "Surga" khusus buat Yahudi yg dibangun oleh Jerman, yang kenyataannya itu hanyalah tipuan karena sbnnya itu hanya kamp transit sebelum akhirnya mereka akan ditransfer ke kamp Auschwich untuk dibunuh.
Sementara perang terus berlangsung, di pihak Jerman sudah mulai kehabisan sumber daya tapi Hitler masih terus dengan ambisinya. Hal ini mulai menimbulkan pertanyaan di kalangan jenderal2 bawahan Hitler, sehingga akhirnya tercetuslah upaya pembunuhan Hitler "Operasi Valkyrie" namun gagal. Kekalahan demi kekalahan terus diderita Hitler, berkat strategi dan siasat perang Jendral Eisenhower. Leslie Slote yg tidak disangka2 mundur dari posisinya sbg pejabat kedubes dan menjadi relawan perang penerjun payung sebagai pasukan siluman. Namun sayangnya dia gugur saat kepergok tentara Jerman.
Sementara itu paman jauh Natalie Berel Jastrow tertangkap tentara Nazi dan dikirim ke kamp Auschwich, namun berhasil selamat dan bahkan melarikan diri. Kemudian dia bergabung dengan para pemberontak Yahudi di dalam hutan dan sempat menemui Nathalie dan pamannya di Theresiastad. Nathalie lalu menyelundupkan putranya Louis utk dibawa Berel sebelum akhirnya Nathalie dan pamannya mendapat giliran berangkat ke Auschwich. Di Auschwich, Aaron dan Nathalie mengalami nasib berbeda. Aaron langsung masuk "kamar disinfektan" (kamar gas beracun) sedangkan Nathalie berhasil selamat hanya untuk mengalami penderitaan yg lebih parah lagi di kamp kerja paksa. Sementara Berel Jastrow dan kawanannya terkepung tentara Nazi tapi sebelum mereka semua ditembak mati, dia berhasil menyelamatkan nyawa Louis, putra Nathalie.
Peperangan berakhir setelah Hiroshima dan Nagasaki di bom atom dan Jepang menyerah, lalu tentara sekutu dibantu Uni Soviet berhasil memasuki Berlin, ibukota Jerman. Hitler bunuh diri.
Pasca kekalahan Jerman, seluruh kamp konsentrasi Jerman diselidiki, termasuk Auschwich. Nathalie ditemukan bersembunyi diantara mayat2 dalam kondisi sangat mengenaskan. Byron akhirnya berhasil menemui istrinya yg tampak masih terguncang sekali dan Nathalie minta agar Byron mencari Louis putera mereka.
Kisah ini diakhiri dengan Admiral Henry yg menikahi Pamela, Rhoda menikahi Kolonel Peters, Madeline menikahi seorang perwira AD, dan Byron naik pangkat sbg Komandan kapal selam setelah atasannya, Carter Aster (Barry Bostwick) gugur dalam tugas. Adegan terakhir adalah ketika Byron yg berhasil menemukan Louis membawanya ke Natalie di sanatorium dan merekapun berangkulan bertiga.