Betul, para masternya terlalu muda.

Tapi kalau nonton yg versi sinema tahun 2021 berjudul
The Dragon Tamer, malah lebih muda lagi.
Sinopsis :
The Dragon Tamer (2021) merangkum kisah awal Legend of the Condor Heroes dalam durasi singkat 1 jam 34 menit, mulai dari perjalanan Kwee Ceng dari Mongolia ke Daratan Tengah hingga pertarungan puncak di Gunung Huashan. Karena keterbatasan waktu, cerita dibuat padat, banyak bagian novel dan serial TV dipangkas, serta alur dan karakter mengalami perubahan signifikan.
Cerita berfokus pada konflik antara Kwee Ceng dan Auwyang Hong, yang digambarkan sangat kejam dengan praktik penculikan bayi demi melatih racun. Dalam perjalanannya, Kwee Ceng bertemu Oey Yong, belajar Han Liong Sip Pat Ciang dari Ang Cit Kong, serta secara tidak sengaja menguasai sebagian Kitab Kiu Im Cin Keng melalui Cioe Pek Tong. Intrik di Pulau Persik, dendam Tujuh Pendekar Aneh dari Kanglam, dan perebutan Kitab Kiu Im Cin Keng menjadi konflik utama.
Puncak cerita terjadi di Gunung Huashan, di mana Kwee Ceng berhasil menggabungkan dua ilmu bertolak belakang Kiu Im Cin Keng dan Han Liong Sip Pat Ciang (18 Jurus Tapak Pembunuh Naga) kemudian mengalahkan Auwyang Hong secara telak. Berbeda dari cerita asli, film ini menempatkan Kwee Ceng sebagai pendekar terkuat dunia persilatan, lalu menutup kisah dengan kehidupan damainya bersama Oey Yong, sebelum narasi akhir menyebutkan pengorbanan mereka di kemudian hari demi negeri.