Fournier

mege

Vintage
Translator
Kontributor
Joined
Nov 11, 2013
Messages
907
Ratings
909
Points
316
Gender
Female
#1
Jean Claude Fournier yang lebih dikenal dengan nama Fournier adalah seorang komikus
yang lahir di Paris dari keluarga asal Breton, 21 Mei 1943. Awalnya dia lebih tertarik ke teater.
Tetapi kemudian dia terdorong untuk lebih fokus menggambar setelah mempresentasikannya kepada André Franquin.

0A-6RG6H5Cz7Dlkz2N0vV_9ENpRjmO0AqLZQ_C2OYw=w324-h215-p-no.jpg MeKrcET-Hz0IbrL6_cjw4szhfnvih9mY7hGyvZI5Ow=w298-h215-p-no.jpg rOFs5_VNMayY_8zcCMl_GPcMl94PkWXUfo1sP_Okiw=w369-h215-p-no.jpg
Pada tahun 1967 Fournier menemukan jalan ke rumah penerbitan Dupuis dan majalah Spirou.
Seri pertamanya adalah 'Bizu', komik set fairy tale di hutan Brocéliande, sekitar tahun 1967-1969.
P7FhzHuUr1fzRgitEZSVOXhEOUprBN-7Ia8z752izw=w589-h180-p-no.jpg

QrjCRjGji6Uc0IdR0Tt6AQLXuDYnsy1YLt_nGBvMtS8=w161-h214-p-no.jpg RbH-n2gFT9fettwXk_PtGb8tZk8BTk3UOKh5hQYORuM=w151-h207-p-no.jpg
Kemudian Fournier diberi pekerjaan impiannya yaitu menjadi penerus Franquin, penulis serial
'Spirou et Fantasio'. Karya pertamanya adalah Le faiseur d'or yang tampil di Spirou 29 Mei 1969.
Dia memperkenalkan beberapa karakter baru,seperti tokoh kejahatan misterius The Triangle,
pesulap dari Jepang Itoh Kata, gadis Polinesia yang menawan Ororéa. Fournier juga memberikan
warna baru bagi 'Spirou et Fantasio', kemanusiaan, politik, dan unsur-unsur Breton.
q4rx8cfdoo_YjkX78HWTrXITyr6V1kJedMnppXJBcQ=w534-h192-p-no.jpg
FV4T35q6eIJitNAyfWznuYrKzfir1xq6jTGGZngP3yk=w155-h215-p-no.jpg cover.jpg
Menyusul dengan kesuksesannya, Fournier sering berpergian keluar benua,
menyelenggarakan kursus-kursus komik, magang, dan berpartisipasi dalam
festival. Dikarenakan terjadi perselisihan dengan pihak penerbit, maka pada tahun 1979,
setelah 9 serial, Fournier memutuskan untuk meninggalkan Spirou dan fokus kembali ke Bizu.
Tahun 1998 Fournier menerbitkan 'Les Crannibales', serial komik humor tentang keluarga kanibal,
dengan penceritaan penuh lelucon dan komikal. 8 album telah diterbitkan.
l-QGOo1nuHLIRUT4ZWfkUFN8lQKbzYdAex-N-60kDpM=w143-h207-p-no.jpg J_TKChAPzo9-S-FaKD_gzXT0HNYkPga14D6WlHQ_Ywo=w245-h198-p-no.jpg
Meskipun dalam masa pensiunnya, Fournier melatih dirinya untuk menggambar
dalam gaya realistik dan menghasilkan 'Les Chevaux du Vents'.

FournierSignature.jpg

Sumber tulisan :
- http://www.lambiek.net/
- http://goodcomics.comicbookresources.com/
- dan berbagai sumber
 
Last edited by a moderator:

nwara

Enthusiast
Joined
Nov 7, 2013
Messages
91
Ratings
17
Points
26
Gender
Male
#2
Terus terang belum kenal pengarang ini berikut karyanya. Yang mau saya komentari adalah komikus di dunia barat sana bisa makan bahkan spt Fournier bisa keliling dunia segala, bandingkan dengan komikus di sini yang masih harus nyambi dengan pekerjaan lain.
 

mege

Vintage
Translator
Kontributor
Joined
Nov 11, 2013
Messages
907
Ratings
909
Points
316
Gender
Female
#3
Mungkin karena komik Eropa itu dinikmati oleh bukan hanya orang Eropa saja,
termasuk kita2 juga menikmatinya, sehingga pemasukannya lebih besar.

Berikut ada sedikit tambahan
Emmanuel Lepage mengilustrasikan tentang bagaimana ia pertama kali bertemu Fournier.

Log in or register to view this content!

Sumber : http://spiroureporter.net/2013/05/23/sc ... lebration/
 
Top