Dulu lebih bagus/mewah...

menarik sekali koh @Feffendy (y)(y)
...jadi jelas ini alasan mengapa kaleng milo ini dijadikan semacam simbol prosperity/keberuntungan.
Saya baru ingat semasa kecil dulu di toko2 kelontong juga sering digunakan kaleng/ember gantung spt ini sbg alat untuk menampung uang yang ditransaksikan di toko itu. Begitu ada transaksi, kaleng ditarik ke bawah, uang hasil penjualan dimasukkan dan uang kembalian tinggal diambil dari situ. Memang uangnya jadi campur aduk dan berantakan, mgkn setelah tutup toko baru dikeluarkan, dirapikan dan dihitung.
Tapi kaleng Milo dengan tulisan semacam doa untuk kelancaran usaha ini memang baru kali ini saya lihat. Mungkin Milo sendiri juga gak bakal nyangka kalengnya bakal digunakan sebagai simbol penglaris di sebuah/beberapa toko. Atau mgkn banyak toko? ;)
 
Back
Top