Sejarah dan Tokoh2 Cergam Nina

Sejarah dan Tokoh2 Cergam Nina

Sumber
Lambiek dan lainnya
Tammy, Jinty dan Misty (Inggris)

Tahun 70-80an adalah masa keemasan untuk komik gadis remaja di Inggris. Beberapa yang paling terkenal adalah Lindy, Jinty, Misty, Penny dan Tammy. Komik2 ini diterbitkan oleh penerbit Fleetway di London yang belakangan merger dengan penerbit IPC. Fleetway ini juga yang menerbitkan majalah Bobo Bunny di Inggris (majalah asal Belanda yang juga populer di Indonesia).

Tammy, Jinty dan Misty mempunyai spesialisasi masing2 dalam hal cerita yang diterbitkan. Cerita2 yang dimuat di komik Tammy cenderung tentang heroine yang sebatang kara atau teraniaya/diperlakukan tidak adil oleh kerabat yang tamak, teman yang licik. Cerita obsesi gadis2 muda untuk menggapai cita2 sebagai ballerina dan bintang olahraga juga kerap disuguhkan Tammy.

Judul Cergam Nina/Sisipan Bobo yang berasal dari Tammy termasuk:

- Tineke Irama Nan Mempesona/Het betoverende ritme/Dancer Entranced
- Melissa Misteri Sebuah Topeng/Het masker van Melissa/Mask of Melissa
- Maria dan September/A Horse Called September

Jinty sementara fokus ke cerita2 yang bertema science fiction dan cerita fantastis yang sering berkaitan dengan legenda dan mitos. Contoh2 cerita Nina yang diambil dari Jinty:

- Pengawal Dewa Thor/De Watchers van Thor/When Statues Walk
- Anita dan Alat Pemintal Tua/De betovering van het spinnewiel/Spells of the Spinning Wheel
- Kirsten Sisirlah Rambut Pirangmu/Kam je gouden lokken/Combing her Golden Hair

Log in or register to view this content!

Komik Misty dengan spesialisasi horor dan supernatural hanya terbit selama 2 tahun dari Feb 78 sampai Jan 80. Dari tahun 1980, Misty bergabung dengan Tammy. Komik Misty ini banyak fansnya dan issuenya masih banyak dicari sampai sekarang. Issue #1 Misty dalam kondisi mendekati mint laku terjual £82 (sekitar 1,5 juta rupiah) di tahun 2008. Sisipan Bobo Hantu di Puri Cemara misalnya diterbitkan Misty tahun 1979 dengan judul The Ghost of Golightly Towers.

Log in or register to view this content!

Majalah Tina (Belanda)

Tahun 1967 majalah Tina Belanda berdiri dan menampilkan komik2 bersambung yang diambil/diterjemahkan dari komik Inggris dan juga hasil karya komikus/penulis lokal seperti Lo Hartog van Banda (penulis Arad dan Maya), The Tjong Khing (komikus kelahiran Indonesia), Andries Brandt (penulis Roel Dijkstra) dan Piet Wijn (penulis sekaligus illustrator Pak Janggut). Cerita yang asli hasil karya lokal di antaranya cerita tentang tokoh Tina dan Marta (walau Tina digambar oleh komikus kelahiran Spanyol)

Log in or register to view this content!

Tina Topstrip (Belanda)

Sisipan majalah Tina pilihan belakangan diterbitkan secara lengkap dalam bentuk album. Ada 71 album Tina topstrip diterbitkan dari tahun 1977 - 1985.

Log in or register to view this content!

Cergam Nina dan Sisipan Bobo (Indonesia)

Di Indonesia Tina Topstrip diterbitkan dengan nama cergam Nina. Covernya pun mengambil langsung dari Tina Topstrip, walau ada beberapa cover yang diganti (mungkin karena dianggap kurang cocok). Cover untuk Tineke perebutan piala pewaris misalnya diganti saat diterbitkan di Indonesia. Cerita2 Nina dari no 53 ke atas sepertinya diambil langsung dari sisipan cerita bersambung majalah Tina.

Log in or register to view this content!

Secara Terpisah Majalah bobo juga menerbitkan sisipan majalah Tina secara bersambung, diantaranya Robot L4A (Jinty: The Robot who cried), Kebun Rahasia (Jinty: The Forbidden Garden), Planet yang hampir musnah (Jinty: Almost Human).

Log in or register to view this content!

Kalau diurut2 mayoritas cerita2 Nina berasal dari komik Jinty, jadi gadis2 remaja di Inggris, Belanda dan Indonesia semua membaca cerita yang sama walau kurun waktunya sedikit berbeda.

Tina

55de9a08afa85.jpg

illustrator: Purita Campos
Penulis: Andries Brandt

Profesi: Peragawati, Foto Model, Pembawa Acara

Tina adalah karakter cergam Nina yang karena pekerjaannya sering terlibat pertualangan yang bervariasi jenisnya. Cerita Tina ada yang plotnya bertemakan science fiction seperti saat Tina menjelajah masa lalu di Tina Cermin Waktu, mitos (Toromi Burung Pembawa Petir) dan ada juga yang berkaitan dengan pekerjaan Tina di dunia busana atau panggung.

Tina tinggal serumah dengan Debbie yang berprofesi perancang busana. Selain berbagai kota di Belanda, Edinburgh (ibu kota Skotlandia) dan New York juga pernah menjadi setting cerita Tina. Sang penulis juga kerap mengikutsertakan budaya Belanda dalam ceritanya, seperti di cerita Bunga2 Tulip dan Ular Berbisa.

Karakter Tina digambarkan sebagai wanita yang pemberani dan penolong. Berbeda dengan cerita2 Nina yang lain umumnya menceritakan gadis remaja (usia sekolah) yang masih tinggal dengan orang tua/kerabatnya. Tina adalah wanita dewasa dan ceritanya sering bertemakan pertualangan di mana Tina kebetulan ikut terlibat dalam memecahkan kesulitan/masalah/krisis.

Belakangan Tina dan Debbie diceritakan membuka butik bersama. Ideanya muncul karena kebetulan, diawali oleh rasa iba Tina kepada pasangan manula yang harus meninggalkan toko dan rumahnya, timbul gagasan untuk memulai bisnis menjual busana hasil karya Debbie.
  • Like
Reactions: kadisaputra
Author
bebekhitam
Views
128
First release
Last update
Rating
0.00 star(s) 0 ratings
Top